Home / 5g / Tokyo Game Show Banyak Pamerkan Permainan Berbasis 5G

Tokyo Game Show Banyak Pamerkan Permainan Berbasis 5G

Idlowker.com – Gelaran Tokyo Game Show 2019 resmi dibuka di Jepang pada Kamis (12/9) waktu setempat. Ajang itu menjadi tempat para pelaku industri game untuk memamerkan produk dan teknologi terbaru mereka, seputar game pastinya.

Pada pembukaan Tokyo Game Show 2019, sebagaimana dikutip Idlowker.com dari JapanTimes, Jumat (13/9), teknologi 5G justru menjadi highlight dari pembukaan event tersebut. Ya, teknologi 5G atau jaringan seluler generasi kelima itu disebut-sebut akan membawa manfaat juga bagi industri game.

Tokyo Game Show 2019 dan highlight 5G-nya memberikan gambaran tentang bagaimana pembuat game akan memanfaatkan jaringan data seluler 5G berkecepatan sangat tinggi menjelang peluncuran komersial teknologi di Jepang pada 2020.

Pembuat game, pengembang jaringan terkait, dan promotor e-sport akan mendapat manfaat dari jaringan nirkabel generasi anyar itu. Jaringan 5G disebut memungkinkan pemain game online mendapat unduhan yang lebih cepat dan koneksi yang lebih lancar.

“Teknologi 5G yang menampilkan kapasitas besar, kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kelonggaran untuk koneksi simultan oleh banyak pengguna akan berinovasi di dunia gaming,” kata Hiroyuki Yoshida, direktur departemen bisnis konsumen ponsel NTT Docomo Inc.

Pada gelaran yang dihelat di Prefektur Chiba itu, Docomo memungkinkan pengunjung di acara tersebut untuk menjajal permainan augmented reality (AR) Street Fighter V Arcade Edition. Pengguna dapat menonton pertempuran antara karakter tiga dimensi yang ditumpangkan pada lokasi fisik mereka saat ini melalui layar smartphone mereka.

Operator yang akan memulai layanan 5G komersial pada 2020 bersama dengan saingannya KDDI Corp, SoftBank Corp, dan Rakuten Inc itu juga akan mengatur turnamen permainan video sepak bola di pusat konvensi Makuhari Messe. Ini memungkinkan hingga 100 pemain untuk terhubung secara bersamaan.

Menurut NTT Docomo, layanan generasi selanjutnya dapat mengirim dan menerima data sekitar 100 kali lebih cepat daripada teknologi 4G saat ini. Pengguna smartphone, misalnya, akan dapat mengunduh film dua jam hanya dalam tiga detik.

Teknologi ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada perluasan game berbasis cloud di komputer dan smartphone yang terhubung ke internet, juga menghilangkan persyaratan bagi pengguna untuk membeli konsol game khusus, seperti PlayStation 4 atau Nintendo Co dari Sony Corp.

Pihak Google LLC mengatakan pada Maret bahwa mereka akan meluncurkan layanan cloud gaming sendiri pada 2019. Sementara Apple Inc juga akan meluncurkan layanan berlangganan game baru yang merupakan tantangan besar bagi pembuat konsol game tradisional.

Pada acara game tersebut, Konami Digital Entertainment Co memamerkan versi seri permainan sepak bola Winning Eleven yang menggunakan teknologi AR. Teknologi yang digunakan dalam game seperti aplikasi smartphone populer Pokemon Go, digunakan untuk melapiskan karakter video game dan konten lain yang dihasilkan komputer ke dalam video dan gambar kehidupan nyata.

Melanjutkan tren yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir, Tokyo Game Show juga akan menampilkan kompetisi e-sport di dua panggung khusus besar masing-masing dengan stadion 500 kursi untuk penonton. Penyelenggara berharap ini akan menarik lebih banyak pemain domestik ke pasar game kompetitif yang tumbuh cepat.

E-sport sudah populer di Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Eropa, tetapi tidak begitu banyak di Jepang. Game kompetitif online masih pada tahap yang relatif awal. Kompetisi diharapkan dapat mendongkrak popularitas e-sport di sana.

Sega Games Co juga menyelenggarakan kompetisi untuk game puzzle Puyo Puyo. Pameran permainan empat hari itu diperkirakan akan menarik sekitar 250 ribu pengunjung untuk melihat 655 peserta pameran, termasuk 305 dari sekitar 40 negara dan hadir untuk memamerkan produk-produk terbaru mereka.


Source link

Loading...

Check Also

Kontes Kambing dan Lomba Perkutut Warnai FWM 2019 |

Lampung Utara, Kongkrit. Com—Sejak berdirinya Desa Wonomarto pada 1972, baru kali pertama diadakan festival desa, …