Home / Berita Terkini / DD Ujanmas Diduga Ajang Bancakan Oknum Kades |

DD Ujanmas Diduga Ajang Bancakan Oknum Kades |

Lampung Utara, Idlowker.com—Realisasi dana desa (DD) tahun anggaran 2019 diwilayah Kabupaten Lampung Utara mendapatkan kritik dari warganya.

Seperti pelaksanaan pembangunan di Desa Ujanmas, Kecamatan Abung Barat. Pasalnya, selain tidak sesuai pekerjaan dilaksanakan tidak seperti keinginan masyarakat, seperti drainase atau siring pasang yang dibuat ditengah areal perkebunan serta berada di sekitar jalan milik kabupaten tertua di Lampung itu. Sehingga mendapatkan respon negatif dari masyarakat, karena dianggap hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Sementara manfaatnya tidak dirasakan masyarakat, apalagi dilaksanakan di jalan negara. Masak kabupaten di bantu oleh desa, kalau begitu provinsi membangun di wilayah negara bisa juga dong,” ujar Wan dan warga lainnya kepada Idlowker.com saat ditemui dilapangan, Jumat (24/1/2020).

Masih kata dia, padahal dalam aturan sangat jelas, bahwasanya pelaksanaan pembangunan desa tidak ditempatkan ke wilayah yang dimiliki lingkup diatasnya. Macam desa ke wilayah kabupaten, kabupaten ke provinsi dan seterusnya. Meski dilapangan masih membutuhkan perhatian, dengan pembangunan.

“Jadi ini yang kami pertanyakan, kok bisa pembangunan dana desa ditempatkan di wilayah kabupaten,” tambahnya.

Sementara warga lainnya mengatakan keluhannya terkait pembangunan drainase sebab, mereka sangat kesulitan pada saat hendak keluar ke jalan lintas dikarnakan kondisi jalan yang sempit.

“Kami kesulitan saat hendak bepergian dikarnakan badan jalan sangat sempit karna ada tanah galian ditumpukan dibahu jalan. Dan mirisnya lagi mas, kalau musim penghujan jalan cor bisa menjadi jalan tanah,” keluh warga.

Belum lagi pembangunan lainnya, yang bersumber dari dana desa. Yakni jalan batu onderlagh, belum satu tahun anggaran tapi kodisinya sudah rusak.Sehingga untuk dilalui kendaraanpun sangat sulit dan kami duga pekerjaan dikerjakan tidak sesuai dengan apa yang mesti dilakukan, seperti keadaan batunya jarang dan hanya sekedar sirtu dan saat ini sudah tabur.

“Pembangunan jalan itu sangat memperihatinkan mas. Soalnya, belum lama tapi sudah tidak layak karena batunya tabur sedangkan tidak dilalui kendaraan roda empat (Mobil) dan juga keadaan batunya tak ada seperti masuk kedalam tanah. Belum lagi jarang-jarang, kalau sepengtahuan kami itu tidak pernah di ratakan dengan alat berat. Sehingga bentuknya tak beraturan, kami minta kepada pihak terkait dapat menindak lanjuti karena ini adalah uang rakyat, dan kami mengharapkan pembangunan yang bisa dimanfaatkan dengan sempurna,” tambahnya.

Sementara itu, Idlowker.com menyambangi kediaman tim pelaksana dilapangan (TPK), namun saat dikonfirmasi mengenai soal pembangunan itu, Ujang enggan berkomentar. Dan menyuruh media untuk menemui langsung kepada kades, sehingga terlihat tida tahu apa-apa. Sementara kades sedang diluar kota.

“Silahkan langsung saja dengan kades, karena disini kami hanya pelaksana tak tahu apa-apa, “elaknya. Sehingga menimbulkan tanda tanya besar, apakah selama ini TPK hanya menjadi boneķa oknum kepala desa? Sementara keseluruhan, dilaksanakan dan dikerjakan oleh sang oknum beserta koleganya. Sehingga berita ini diterbitkan Kades belum dapat dikonfirmasi. Namun terlihat semua pembangunan dana desa dari tahun 2017 hingga 2019 semberaut, dan isu beredar Kades diduga ada permainan dengan warga soal… Tunggu edisi selanjutnya. (Febri)


Source link

Check Also

Satlantas Polres Lambar Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat |

Lampung Barat Idlowker.com Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat seluruh anggota Sat Lantas Polres Lampung …